Tuesday, 15 November 2016
Berdayakan Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
Mohammad Hatta, tidak hanya dikenal sebagai Bapak Proklamator, tapi juga Bapak Koperasi Indonesia. Koperasi sudah ada sejak zaman pemerintahan Belanda. Sudah cukup lama, kurang lebih 69 tahun sejak kali diperkenalkan pada 12 Juli 1947. Tujuan dan harapan diadakan koperasi oleh pendirinya, tentu demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Sejalan dengan itu semua, program prioritas yang menjadi perhatian pemerintahan Jokowi-JK mulai dikembangkan lagi tidak hanya fokus terhadap koperasi, lebih jauh lagi ke arah pembangunan desa terpencil dengan diadakannya Badan Usaha Milik Desa atau disingkat dengan BUMDES.
Saya merasa beruntung sekali bisa diundang untuk mengikuti seminar terbatas melalui Indo Blog Net dengan mengangkat tema "Sinergi Koperasi dan BUMDES untuk Memberdayakan Masyarakat Desa" bertempat di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta, Kamis (10/11/2016). Acara ini diselenggarakan oleh perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang sekaligus memperingati hari ulang tahunnya yang ke-79.
Dalam diskusi terbatas tersebut dihadiri oleh tiga narasumber dan pejabat terkait yang kompeten dan concern di bidangnya, mereka adalah AAGN Puspayoga selaku Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syamsul Widodo selaku Kepala Biro Perencanaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta.
Selain dihadiri oleh pemerintah atau birokrat, praktisi pemberdayaan masyarakat desa, insan media, mahasiswa, blogger, juga dihadiri oleh puluhan jurnalis dari berbagai media, dan undangan umum. Tidak lain sebagai bentuk dan upaya untuk memasyarakatkan program sinergi tersebut.
Menurut AAGN Puspayoga, membangun BUMDES bukan sesuatu kemustahilan, sebaliknya keniscayaan yang bisa dicapai guna mendorong pemberdayaan, pemerataan pembangunan, dan pergerakan roda ekonomi nasional. Sehingga bisa terjadi pemerataan tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga pedesaan yang sebenarnya memiliki potensi dan sumber daya lebih besar. Untuk itu "diperlukan sinergi dengan kementerian lain untuk membangun koperasi supaya bisa sejalan dengan BUMN dan swasta,” ujarnya di Jakarta.
Sementara itu, menurut Wayan Dipta menjelaskan bahwa peraturan dan Undang-Undang tentang koperasi sendiri sudah diatur dengan jelas. BUMDES bisa masuk sebagai bagian dari Koperasi itu sendiri dengan merujuk pada peraturan yang sudah ada.
"UU Nomor 6 tahun 2012 menyebutkan, BUMDES itu asasnya kekeluargaan dan gotong royong, tapi peraturan menterinya tidak tegas ketika bicara badan hukum. Ini yang menyebabkan kebingungan di daerah. Mengapa tidak tegas menyebutkan koperasi? Padahal, sudah banyak koperasi di sektor riil eksis di daerah juga desa-desa, sesuai dengan potensi yang ada di daerahnya,” jelasnya.
Adanya BUMDES tidak serta merta memunculkan anggapan, persepsi, atau opini publik bahwa keberadaan BUMDES dapat mematikan usaha rakyat. Sebaliknya justru akan mendukung usaha rakyat kecil.
"Keberadaan BUMDES tidak akan mematikan usaha rakyat, justru sebaliknya akan mendukung. Ini yang akan kita jaga. Terkait peraturan menteri, sebaiknya menteri koperasi menyurati menteri kami,” pungkas Syamsul Widodo.
Baru-baru ini, bentuk konkrit dan bagaimana mekanismenya sudah jelas bahkan sudah ada dan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Koperasi dan BUMDES yang ditandatangani di Wonosobo, Jawa Tengah.
Adapun dana yang dikucurkan dalam bentuk kerja sama yang dikembangkan berupa konsolidasi koperasi dan BUMDES akan membuat usaha milik rakyat semakin kuat. Teknisnya, saham perusahaan induk yang akan dibentuk bisa berasal dari saham koperasi atau dana desa yang dianggarkan Rp 1 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Semoga dengan adanya BUMDES ini terjadi pemerataan, pembangunan, peningkatan, dan pergerakan ekonomi yang lebih baik lagi bagi bangsa Indonesia. Bagaimana pun juga, langkah dan upaya apapun yang diprogramkan pemerintah harus disambut baik dan optimis untuk Indonesia yang lebih baik. Kalau bukan kita warga dan bangsa Indonesia siapa lagi? Akhir kata, salam blogger. ● Dede Ariyanto
Suasana Diskusi dan Seminar Terbatas BUMDES
Sejalan dengan itu semua, program prioritas yang menjadi perhatian pemerintahan Jokowi-JK mulai dikembangkan lagi tidak hanya fokus terhadap koperasi, lebih jauh lagi ke arah pembangunan desa terpencil dengan diadakannya Badan Usaha Milik Desa atau disingkat dengan BUMDES.
Saya merasa beruntung sekali bisa diundang untuk mengikuti seminar terbatas melalui Indo Blog Net dengan mengangkat tema "Sinergi Koperasi dan BUMDES untuk Memberdayakan Masyarakat Desa" bertempat di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta, Kamis (10/11/2016). Acara ini diselenggarakan oleh perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang sekaligus memperingati hari ulang tahunnya yang ke-79.
Dalam diskusi terbatas tersebut dihadiri oleh tiga narasumber dan pejabat terkait yang kompeten dan concern di bidangnya, mereka adalah AAGN Puspayoga selaku Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syamsul Widodo selaku Kepala Biro Perencanaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta.
Selain dihadiri oleh pemerintah atau birokrat, praktisi pemberdayaan masyarakat desa, insan media, mahasiswa, blogger, juga dihadiri oleh puluhan jurnalis dari berbagai media, dan undangan umum. Tidak lain sebagai bentuk dan upaya untuk memasyarakatkan program sinergi tersebut.
Menurut AAGN Puspayoga, membangun BUMDES bukan sesuatu kemustahilan, sebaliknya keniscayaan yang bisa dicapai guna mendorong pemberdayaan, pemerataan pembangunan, dan pergerakan roda ekonomi nasional. Sehingga bisa terjadi pemerataan tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga pedesaan yang sebenarnya memiliki potensi dan sumber daya lebih besar. Untuk itu "diperlukan sinergi dengan kementerian lain untuk membangun koperasi supaya bisa sejalan dengan BUMN dan swasta,” ujarnya di Jakarta.
Sementara itu, menurut Wayan Dipta menjelaskan bahwa peraturan dan Undang-Undang tentang koperasi sendiri sudah diatur dengan jelas. BUMDES bisa masuk sebagai bagian dari Koperasi itu sendiri dengan merujuk pada peraturan yang sudah ada.
"UU Nomor 6 tahun 2012 menyebutkan, BUMDES itu asasnya kekeluargaan dan gotong royong, tapi peraturan menterinya tidak tegas ketika bicara badan hukum. Ini yang menyebabkan kebingungan di daerah. Mengapa tidak tegas menyebutkan koperasi? Padahal, sudah banyak koperasi di sektor riil eksis di daerah juga desa-desa, sesuai dengan potensi yang ada di daerahnya,” jelasnya.
Adanya BUMDES tidak serta merta memunculkan anggapan, persepsi, atau opini publik bahwa keberadaan BUMDES dapat mematikan usaha rakyat. Sebaliknya justru akan mendukung usaha rakyat kecil.
"Keberadaan BUMDES tidak akan mematikan usaha rakyat, justru sebaliknya akan mendukung. Ini yang akan kita jaga. Terkait peraturan menteri, sebaiknya menteri koperasi menyurati menteri kami,” pungkas Syamsul Widodo.
Baru-baru ini, bentuk konkrit dan bagaimana mekanismenya sudah jelas bahkan sudah ada dan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Koperasi dan BUMDES yang ditandatangani di Wonosobo, Jawa Tengah.
Adapun dana yang dikucurkan dalam bentuk kerja sama yang dikembangkan berupa konsolidasi koperasi dan BUMDES akan membuat usaha milik rakyat semakin kuat. Teknisnya, saham perusahaan induk yang akan dibentuk bisa berasal dari saham koperasi atau dana desa yang dianggarkan Rp 1 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Semoga dengan adanya BUMDES ini terjadi pemerataan, pembangunan, peningkatan, dan pergerakan ekonomi yang lebih baik lagi bagi bangsa Indonesia. Bagaimana pun juga, langkah dan upaya apapun yang diprogramkan pemerintah harus disambut baik dan optimis untuk Indonesia yang lebih baik. Kalau bukan kita warga dan bangsa Indonesia siapa lagi? Akhir kata, salam blogger. ● Dede Ariyanto
Labels:
Event
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
About Me
Viva Blog
Populer Post
-
UDAH BIASA kalo misalnya setiap menjelang tahun baru selain disambut pesta kembang api meriah di seluruh langit dunia dengan suka cita ada ...
-
TERLETAK di lahan seluas 3,2 hektare. Apartemen di Surabaya Klaska Residence ini sudah siap huni dan sudah serah terima sejak bulan Juli 20...
-
KADANG kita rindu suasana damai, tenang dan sejuknya perkampungan. Apalagi buat kalian yang biasa tinggal di kota besar seperti Jakarta. Se...
-
JIKA kalian lagi ada di Rawajati-Jakarta, sempatkanlah untuk mampir ke Kampung Berseri ASTRA (KBA). Sesuai namanya, perkampungan di tengah ...
-
DULU orang nggak pernah membayangkan dan menyangka kalau negara yang tandus, gersang, dan kering saja bisa terjadi turun salju. Ternyata, ...
-
KADANG kalo kita mau extend menginap di hotel tuh suka dilema, ya. Di satu sisi, sayang banget sama duit yang Udah kita keluarin, kecuali d...
-
BEBERES rumah dan membantu pekerjaan istri di rumah selain mulia juga punya sisi nilai ibadah , lho! 😍 Makanya, para suami jangan merasa g...
-
UDAH mau weekend aja nih guys. Biasanya, kalo weekend gini kalian ngapain aja sih. Penasaran nih bestie? 😅 Biar aku tebak mungkin ada yang...
-
BUAT kalian, mungkin ada yang belum paham apa itu pro player ? Mungkin juga ada yang sudah tau pro player itu apa. Buat yang belum tau, se...
-
ZAMAN yang sudah serba digital dan canggih seperti sekarang ini, memudahkan kehidupan manusia dalam segala hal tak terkecuali tentang keseh...
Blog Archive
-
▼
2016
(75)
-
▼
November
(8)
- Ubah Ruang Santai Jadi Serba Guna dengan Philips Hue
- Alasan Mengapa Saya Masih Menggunakan BBM
- Simposium Diabetes, untuk Indonesia Lebih Baik
- GS Astra Delivery dari Shop&Drive: Solusi Cerdas P...
- Serunya Nonton Drama Musikal Khatulistiwa
- Kisruh di Balik Demo Awak Mobil Tangki (AMT)
- Patuhi Selalu K3 dan Ingat Keluarga Menanti di Rumah
- Berdayakan Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BU...
-
▼
November
(8)
Labels
- Advertorial (13)
- Buku (16)
- Digital (18)
- Dimuat Media (65)
- Event (127)
- Gadget (56)
- Hotel (9)
- Kesehatan (25)
- Keuangan (4)
- Kuliner (13)
- Lingkungan (8)
- Lomba (5)
- Nonton (3)
- Otomotif (10)
- Pendidikan (3)
- Personal (1)
- Placement (3)
- Properti (10)
- Resensi (10)
- Travelling (25)
- Workshop (8)
Arsip Blog
- Dobel Keuntungan Beli Tiket Pesawat di SAHARA
- Temu Blogger Bareng Windy Ghemary
- Bukan Buka Puasa Biasa
- Al-Azhar Memorial Garden, Pemakaman Terpadu Sesuai Syariah Islam
- Hisense Kingkong II, Smartphone Tangguh Buat Blogger dan Traveler
- Yuk, Buka Puasa di SUKIYA Aja!
- Fokus dan Mengerti, Kunci Keselamatan Berkendara
- Beragam Fasilitas Lengkap di CitraRaya Tanggerang
- Sampoerna Academy Boarding School, Modul Pendidikan Berkarakter
- Go Internasional, Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-10
- Suryanto Hermawan, Meski Masih Hidup Tapi Sudah Membuat Makamnya Sendiri
- Makna dan Jenis Persembahan Ceng Beng
- Sejarah Tradisi Ceng Beng
- Wisata Religi Padepokan Puri Tri Agung
- Mengenal Tradisi Ceng Beng di Pangkalpinang
- Pemakaman Sentosa, Komplek Makam Terbesar di Asia Tenggara
- Museum Timah Muntok, Museum Timah Terbesar di Asia
- Pantai Parai Tenggiri yang Mempesona
- Mie Koba yang Khas dan Bersejarah
- Wisata Pangkalpinang yang Mengesankan
- Diskusi Bermartabatkah Sawit Kita?
- Hidup Sehat dan Berkenalan dengan Kudo
- Acer Liquid Z320, Bukti Cintaku untuk Dinda
- Tiga Kebaikan Alam Ada di RJ Facial Cleanser
- Double Data, Nelpon dan SMS Sepuasnya? Ya, Paket IM3 Freedom Combo, dong!
- Tiga Sensasi Naik Wahana Dragon Slide Ancol
- Tiga Syarat Nge-Blog Jadi Profesi
- Tahun Baru, Smartphone Baru, ya OPPO R7s
- Belanja Gratis 100% di Hari Harbolnas, Ya Cuma di Bilna.com
- ASUS X550ZE, Notebook Game dengan Harga Terjangkau
- Xiaomi Redmi Note 3, Berbekal Sensor Sidik Jari dan Kapasitas Baterai Besar
- DompetKu Plus, Pembayaran Mudah Era Digital
- Memperingati Hari Anti Korupsi Bersama DJBC
- Zenfone 2 Laser, Auto Focus Terbaik di Kelas Smartphone
- Ada Apa dengan #IndonesiaDigitalNation
- Apple Music Hadir di Android
- KUDO, Toko Online yang Merakyat
- Google Project Loon, Solusi Internet Daerah Terpencil
- Pengalaman ‘Tidur Bareng’ Mosquito Catcher
- BlackBerry Priv, Smartphone Pertama BlackBerry Rasa Android
- Microsoft Lumia 950 & 950 XL, Smartphone Pertama dengan OS Windows Phone 10
- Berkunjung ke Pabrik Aqua di Cianjur
- Diskusi Fasilitas Publik Bagi Masyarakat dan Sampah
- Samsung Galaxy A8, Tampil Lebih Tipis, Sasar Generasi Muda
- Ingin Kaya? Cobalah Bergabung di Asia Wisata
- Yuniana Oktoviati, Berbagi Kebaikan dengan Mendirikan Warung Shodaqoh
- Bolt! Vela - Tak Mudah Panas, Tampil Lebih Premium
- Meizu M2, Satu Tombol untuk Dua Fungsi
- LG Class, Dukung Micro-SD Hingga 2 TB
- Cegah Kerusakan Gadget dengan Stop Kontak Otomatis
- Lenovo A7000 Special Edition, Tingkatkan Spesifikasi Hardware
- Pesan Alzheimer untuk Dunia
- Apple Resmi Rilis iPhone 6S dan 6S Plus
- Lenovo Vibe Shot, Padukan Opsi Kamera Digital dan Manual
- Ciptakan Produk Sendiri dan Buatlah Inovasi
- Samsung Galaxy Note 5 - Desain Tipis, Stylus S Pen Lebih Responsif
- Advan Vandroid X7, Phablet Pertama dengan Intel Atom X3
- Dukungan Blogger dan Rilis Advan Vandroid X7
- Asus X455LD, Hadir dengan Desain ala MacBook
- Bolt PowerPhone E1, Smartphone Android 4G Termurah
- BRID Bikin Acara Bukan Buka Puasa Biasa
- GoPro Hero 4 Silver Edition, Teman Foto saat Menyelam
- Andromax R, Hadirkan Flash LED di Kamera Depan
- Sunpride, Produk dalam Negeri dari Alam Kaya Manfaat
- Asus ZenPower Power Bank Pertama Seukuran Kartu Kredit
- Blog Trip Visit Nescafé #DiBalikSecangkirKopi
- Suara.Com Berita dalam Genggaman
- Mewujudkan Impian Sebelum Pensiun
- Speedy Instan Solusi Internet Para Blogger
- Parrot AR Drone 2.0, Bisa Merekam dan Memotret di Ketinggian
- Workshop Komputer Extreme Hadir di Kediri
- IT untuk Transformasi Pembelajaran
- OPPO N1, Smartphone Impianku
- Bahaya Radiasi Ponsel Picu Kanker Otak
- Menikmati Instagram via PC
- Bukan Facebook Phone Tapi Facebook Home
- Lindungi BlackBerry dengan BlackBerry Protect
- Gaya Hidup dan Pengalaman Digital
- Tunanetra juga Bisa Internetan
- Keyboard Laser, Serasa Mengetik di Keyboard Sebenarnya
- Menjajal Microsoft Office 2013 Gratis
- Facebook Messenger Hadir di Facebook
- Ponsel dengan Kamera 41 Megapiksel
- Pelatihan Komputer Extreme
- Akun Dibajak, Jangan Panik: Recovery Password Facebook
- Ramalan Digital"
- Membuat Hotspot Pribadi di Rumah
- Subtitle, Solusi Nonton Film Barat"
- Solusi Flash Disk Gagal Format
- Workshop All About "Virus Komputer & Solution
- Aplikasi Anti Maling Untuk Laptop
- Ditekan Amerika, Situs WikiLeaks Terancam Tutup
- Server BlackBerry Ngadat, Pengguna Terganggu
- Makin Sempurna dengan Fitur Siri dan iCloud
- Mencicipi Windows 8
- Merekam Siaran Televisi
- Waspada BB Rekondisi
- Blokir Iklan di Browser
- Auto Shutdown Notebook
- Solusi Lupa Password
- Bisnis Online
- Anti Virus Gratis dari Microsoft
- Menyulap Hand Phone Menjadi iPhone
- Berkaraoke di Notebook, Bisa Kok
- Wallpaper Video Desktop di Windows 7
- Instal Maktabah Syamilah di Windows 7
- Layanan Hardisk Online
- Menyulap Windows Menjadi MAC
- Menyulap Blog Jadi Dot Com
- SMS Gratis via Internet
- Mengetik Teks Arab di Windows 7
- Menghapus Paksa Virus Bandel Windows 7
- Jual Beli Hewan Kurban Online, Bisakah?
- Pintar Memilih NetBook atau NoteBook
- Mengenal dan Membuat Gas Detector
- Kirim Kartu Lebaran Online
- Tentukan Arah Kiblat Dengan Website
- Facebook Rilis Film 'The Social Network'
- Mengapa Private Data Tersebar di Internet
- Atasi Cartridge Printer Error
- Proteksi Anak dengan Childsafe
- Remote Presentasi dengan Ponsel
- Menangkis Serangan Virus di Windows 7
- HTML 5 Dirilis Kaya Fitur dan Dukungan
- Multi Touch Windows 7 Tak Perlu Mouse dan Keyboard
- OPERA MINI 5 FINAL DIRILIS: Kecepatan Aksesnya Mengagumkan
- Menyulap XP Menjadi Windows 7
- Awas! Penculikan di Facebook
Nah ini dia semoga langkah baik ini dijalankan dengan baik dan benar-benar mensejahterakan rakyat
ReplyDeleteSemoga saja pelaksananya di daerah bener2 bisa mewujudkan bumdes ini ya mas
ReplyDelete